Jarak Tanpa Kaki
Lelaki tanpa kaki berjalan menapaki malam penuh
kenangan
Seret demi seret tangannya yang kuat membuatnya
terus bertahan
Andai badai menerpanya bukan lunglai yang akan
diterima
Dia tetap menjaga lembaran kertas dari bulan
purnama di hatinya
Pengorbanan kaki menjadi saksi
Pengorbanan kaki menjadi saksi
Demi cita ia relakan jarak
Meski jauh menjadi spasi
Bahkan waktu terus menolak
Detik detik membuatnya lupa
Tak mampu ia membendung cinta
Hingga lautan bergejolak mencipta tsunami di
dada dan kepala
Propaganda dahulu menyusut menjadi titik
Namun titik-titik itu terus menghujan mencipta
grafik
Air tak
mampu menetralkan rasa
Asin itu masih terasa di lidah yang terbuka
Memang benar kini aku tak menginginkanmu
Tapi hidupku terus berintegrasi denganmu
Jarak yang tanpa kaki tak menjadi luka untuk
dilalui
Keikhlasanmu mencipta haru
Buatku merenung karena ingin menghilangkanmu
Maafkan aku kasih aku terbang terlalu jauh
Hatimu pedih merintih terpenuhi keluh peluh
yang menderuh
Aku tak sanggup mengatakannya apalagi
mengulanginya
Entah apa takdir untuk kita
Jarak tanpa kaki dipenuhi doa-doa cinta
By: Saendahe
By: Saendahe


0 komentar:
Posting Komentar